Added line is this color
Deleted line is this color
+ +<h2>Latar Belakang</h2> +<p><font size="2">"Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat +manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang +bermakna, damai</font></p> +<p>dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat +manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi +menjadi</p> +<p>sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di +lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.</p> +<p>Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan +membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada +Tuhan Yang</p> +<p>Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan +moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual +mencakup</p> +<p>pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan +nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif +kemasyarakatan.</p> +<p>Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada +optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya +mencerminkan harkat dan</p> +<p>martabatnya sebagai makhluk Tuhan.</p> +<p>Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama +diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa</p> +<p>kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan +manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, +harmonis dan</p> +<p>produktif, baik personal maupun sosial. Tuntutan visi ini mendorong +dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan yang +secara</p> +<p>nasional ditandai dengan ciri-ciri:</p> +<p>1. lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain +penguasaaan materi;</p> +<p>2. mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang +tersedia;</p> +<p>3. memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk +mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan +ketersedian sumber daya pendidikan.</p> +<p>Pendidikan Agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya +menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan +keharmonisan kehidupan, khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang +bermartabat. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, +hambatan, dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam +lingkup lokal, nasional, regional maupun global.</p> +<p>Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan +standar kompetensi dan kompetensi dasar. Pencapaian seluruh kompetensi dasar +perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan. Peran semua unsur sekolah, +orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan +pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam."</p> +<p> </p> +<h2>Tujuan</h2> +<p><font size="2">"1. menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, +dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta +pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim +yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;</font></p> +<p>2. mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia +yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, +adil, etis,</p> +<p>berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal +dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah."</p> +<p> </p> +<h2>Ruang Lingkup</h2> +<p><font size="2">1. Al-Qur’an dan Hadits</font></p> +<p>2. Aqidah</p> +<p>3. Akhlak</p> +<p>4. Fiqih</p> +<p>5. Tarikh dan Kebudayaan Islam</p>
2008-11-24
2008-11-23
2008-11-21
2008-06-10
2008-05-08
2008-05-04
2008-05-02
2008-05-01
2008-04-30
2008-04-29