@WikiNewPageEditViewToolsHelp
Create New Page Create New Page from Copy
Create your new wiki
Edit this page Copy from this page Rename
Attach (Upload) File
Edit Menu
Newest Change History Referer Trackback
Page List Tag Cloud RSS1.0 RSS2.0
Search
@Wiki Guide
FAQ/about @wiki FAQ/about Editting FAQ/about Register
Update Infomation Release Plan

Pendidikan Agama Kristen

Added line is this color

Deleted line is this color

 
 <h2>Latar Belakang</h2>
 <p><font size="2">"Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat
 manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan
 yang bermakna,</font></p>
 <p>damai dan bermartabat. Menyadari peran agama amat penting bagi kehidupan
 umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi
 sebuah</p>
 <p>keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan
 keluarga, sekolah maupun masyarakat.</p>
 <p>Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spritual dan
 membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada
 Tuhan Yang</p>
 <p>Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan
 moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Peningkatan potensi
 spritual</p>
 <p>mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta
 pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif</p>
 <p>kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya
 bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang
 aktualisasinya</p>
 <p>mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.</p>
 <p>Penerapan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar di bidang Pendidikan Agama
 Kristen (PAK), sangat tepat dalam rangka mewujudkan model PAK yang
 bertujuan</p>
 <p>mencapai transformasi nilai-nilai kristiani dalam kehidupan peserta didik
 pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi dan Kompetensi
 Dasar</p>
 <p>memberikan ruang yang sama kepada setiap peserta didik dengan keunikan yang
 berbeda untuk mengembangkan pemahaman iman kristiani sesuai dengan</p>
 <p>pemahaman, tingkat kemampuan serta daya kreativitas masing-masing.</p>
 <p>Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pendidikan Agama Kristen bukanlah
 "standar moral" Kristen yang ditetapkan untuk mengikat peserta didik,
 melainkan</p>
 <p>dampingan dan bimbingan bagi peserta didik dalam melakukan perjumpaan dengan
 Tuhan Allah untuk mengekspresikan hasil perjumpaan itu dalam kehidupan
 seharihari.</p>
 <p>Peserta didik belajar memahami, mengenal dan bergaul dengan Tuhan Allah
 secara akrab karena seungguhnya Tuhan Allah itu ada dan selalu ada dan
 berkarya</p>
 <p>dalam hidup mereka. Dia adalah Sahabat dalam Kehidupan Anak-anak.</p>
 <p>Hakikat Pendidikan Agama Kristen (PAK) seperti yang tercantum dalam hasil
 Lokakarya Strategi PAK di Indonesia tahun 1999 adalah: Usaha yang dilakukan</p>
 <p>secara terencana dan kontinu dalam rangka mengembangkan kemampuan peserta
 didik agar dengan pertolongan Roh Kudus dapat memahami dan menghayati kasih</p>
 <p>Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus yang dinyatakan dalam kehidupan
 sehari-hari,</p>
 <p>terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Dengan demikian, setiap orang yang
 terlibat dalam proses pembelajaran PAK memiliki keterpanggilan untuk
 mewujudkan</p>
 <p>tanda-tanda Kerajaan Allah dalam kehidupan pribadi maupun sebagai bagian
 dari komunitas.</p>
 <p>Pada dasarnya PAK dimaksudkan untuk menyampaikan kabar baik (euangelion =
 injil), yang disajikan dalam dua aspek, aspek ALLAH TRITUNGGAL (ALLAH</p>
 <p>BAPA, ANAK, DAN ROH KUDUS) dan KARYANYA, dan aspek NILAI-NILAI KRISTIANI.
 Secara holistik, pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi</p>
 <p>Dasar PAK pada Pendidikan Dasar dan Menengah mengacu pada dogma Allah</p>
 <p>Tritunggal dan karya-Nya. Pemahaman terhadap Allah Tritunggal dan karya-Nya
 harus tampak dalam nilai-nilai kristiani yang dapat dilihat dalam kehidupan
 keseharian</p>
 <p>peserta didik.</p>
 <p>Berdasarkan pemahaman tersebut, maka rumusan Standar Kompetensi dan
 Kompetensi Dasar PAK di sekolah dibatasi hanya pada aspek yang secara
 substansial</p>
 <p>mampu mendorong terjadinya transformasi dalam kehidupan peserta didik,
 terutama dalam pengayaan nilai-nilai iman kristiani. Dogma yang lebih spesifik
 dan mendalam</p>
 <p>diajarkan di dalam gereja.</p>
 <p>Fokus Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar berpusat pada kehidupan
 manusia (life centered). Artinya, pembahasan Standar Kompetensi dan Kompetensi
 Dasar</p>
 <p>didasarkan pada kehidupan manusia, dan iman Kristen berfungsi sebagai cahaya
 yang menerangi tiap sudut kehidupan manusia. Pembahasan materi sebagai wahana
 untuk</p>
 <p>mencapai kompetensi, dimulai dari lingkup yang paling kecil, yaitu manusia
 sebagai ciptaan Allah, selanjutnya keluarga, teman, lingkungan di sekitar
 peserta didik, setelah</p>
 <p>itu barulah dunia secara keseluruhan dengan berbagai dinamikanya."</p>
 <p> </p>
 <h2>Tujuan</h2>
 <p><font size="2">"1. Mata pelajaran PAK di SD bertujuan:</font></p>
 <p>a. Memperkenalkan Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus dan karya-karya-Nya agar
 peserta didik bertumbuh iman percayanya dan meneladani Allah Tritunggal</p>
 <p>dalam hidupnya</p>
 <p>b. Menanamkan pemahaman tentang Allah dan karya-Nya kepada peserta didik,
 sehingga mampu memahami dan menghayatinya</p>
 <p>c. Menghasilkan manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara
 bertanggungjawab serta berakhlak mulia di tengah masyarakat yang</p>
 <p>pluralistik.</p>
 <p>2. Fungsi</p>
 <p>a. Memampukan peserta didik memahami kasih dan karya Allah dalam kehidupan
 sehari-hari</p>
 <p>b. Membantu peserta didik mentransformasikan nilai-nilai kristiani dalam
 kehidupan sehari-hari"</p>
 <p> </p>
 <h2>Ruang Lingkup</h2>
 <p><font size="2">"Ruang lingkup PAK meliputi aspek-aspek sebagai
 berikut.</font></p>
 <p>1. Allah Tritunggal (Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus) dan karya-Nya</p>
 <p>2. Nilai-nilai kristiani.</p>
 <p>Pada jenjang pendidikan SD peserta didik diperkenalkan pada hakikat Allah
 dan perspektif hubungan-Nya dengan manusia. Allah tidak berkarya di dalam
 ruang</p>
 <p>kosong, tetapi berkomunikasi dengan manusia. Allah membina relasi dengan
 manusia melalui karya-Nya."</p>